WHAT'S NEW?
Loading...
Related image



Kampung Melayu memang sudah lama ada di Batavia atau Jakarta, lokasi Kampung Melayu yang strategis menjadikanya sejak dahulu sebagai penghubung Jakarta dan sekitarnya. Ini semua karena Belanda merebut Jayakarta dari kesultanan Banten. Lokasi bagian barat Pulau Jawa tersebut belum di takhlukan Mataram, lalu VOC menggantinya dengan nama Batavia. Belanda membangun Batavia membutuhkan banyak tenaga terutama untuk menggerakan roda prekonomiannya.

Dulu untuk mengembangkan Batavia, memang Belanda mendatangkan banyak orang, dengan perannya masing masing. Ada orang Melayu, orang Banda, Tionghoa dan lainnya.
Dahulu para pendatang tersebut lebih memilih untuk tinggal di daerah utara, karena dekat dengan pelabuhan. Namun, seiring berjalannya waktu pemerintah kolonial pun mengelompokkan berbagai etnis yang mendiami Batavia tersebut.

Orang orang dari berbagai etnis ini biasa dikelompokkan oleh Belanda ke dalam pemukiman-pemukiman khusus. Gunanya agar mudah mengontrol dan menanggulangi kerusuhan, seperti kerusuhan Tionghoa yang terjadi di 1740. Orang Tionghoa di daerah Glodok sekarang, terus ada orang-orang Banda Maluku di Kampung Bandan sekarang, orang Bali di Kampung Bali, juga melayu di Kampung Melayu sekarang. Saat pengelompokan wilayah itu transportasi utama masih mengandalkan sungai. Karena belum adanya jalan utama, yaitu Jalan Raya Pos, buatan Dandels yang sekarang melintasi Kampung Melayu.

Para keturunan dari Melayu tersebut memilih tinggal di dekat dengan Sungai Ciliwung yang menghubungkan daerah sekitar Batavia. Pemerintah Belanda pun kemudian menempatkan mereka secara permanen disana. Hingga Dendels membuat Jalan Raya Pos Anyer-Panarukan, ternyata jalurnya mengenai lokasi Kampung Melayu tersebut.
Etnis melayu di Kampung Melayu memang jadi salah satu lokasi yang penting untuk Belanda. Salah satunya karena pengabdian mereka kepada VOC dalam hal membuka perdagangan antara kaum pribumi, pendatang dan Belanda. Alhasil keberadaannya semakin terhubung dengan daerah sekitar Batavia, baik dari jalur sungai maupun darat.
Pentingkah Menguasai Bahasa Asing Bagi Mahasiswa HI? | Hubungan ...
Bahasa menjadi satu syarat agar kita dapat berkomunikasi dengan orang lain.
Bagaimana kita akan ngobrol asyik dengan orang lain atau warga lokal bila tak tahu bahasa.
Apalagi saat traveling ke luar negeri, penting bagi traveler untuk belajar bahasa yang digunakan negara itu.
Atau minimal traveler belajar bahasa internasional, yang bisa digunakan di mana saja.
Bagi sebagian orang, belajar bahasa memang menyenangkan, meski banyak yang mengeluh, ada banyak bahasa yang sulit dipelajari.
Nah, kira-kira, apa saja sih bahasa di dunia ini yang sulit banget dipelajari?
Inilah daftarnya sebagaimana dirangkum TribunTravel.com dari laman list25.com.
Jangan kaget jika ada bahasa Indonesia masuk dalam daftar ini.
1. Bahasa Tagalog
Bahasa Tagalog adalah bahasa yang digunakan oleh hampir seperempat dari jumlah populasi di Filipina. 
Struktur tata bahasa dan kalimat yang tak biasa membuatnya cukup sulit untuk dikuasai.
2. Bahasa Indonesia
Selama berabad-abad, bahasa Indonesia telah menjadi bahasa perdagangan di seluruh wilayah Indonesia.
Bahasa ini juga dianggap sebagai satu bahasa yang paling banyak digunakan di dunia.
Apalagi, Indonesia adalah negara dengan jumlah penduduk terpadat keempat di dunia.
3. Bahasa Slovenia
Bahasa Slovenia merupakan bagian dari kelompok bahasa Slavia Selatan.
Bahasa ini diucapkan lebih dari 2,5 juta penutur di seluruh dunia, kebanyakan di Slovenia.
Bahasa Slovenia adalah satu dari 24 bahasa resmi dan bahasa Uni Eropa.
4. Bahasa Basque
Bahasa Basque adalah bahasa leluhur dari orang Basque yang mendiami Pyrenea di utara-tengah Spanyol dan bersebelahan kawasan utara-barat Prancis.
5. Bahasa Korea
Bahasa Korea adalah bahasa resmi Korea Utara dan Korea Selatan serta diucapkan oleh lebih dari 80 juta warga di seluruh dunia.
Struktur tata bahasa dan kalimat bahasa Korea sepertinya sulit untuk diuraikan oleh penutur bahasa lain.
Namun, penutur bahasa Jepang biasanya tidak memiliki banyak masalah dengan hal ini.
6. Bahasa Sanskerta
Bahasa Sanskerta dianggap sebagai bahasa utama Hinduisme, Jainisme, dan Buddhisme.
Ini adalah dialek Indo Indo Aryan yang berasal dari Proto-Indo-Iran dan Proto-Indo-Eropa.
7. Bahasa Welsh
Bahasa Welsh merupakan cabang dari Brythonic dari bahasa Celtic yang digunakan di Wales.
Bahasa ini juga biasa disebut "Cambric," "Cymric," "Cambrian," dan "British tongue."
8. Bahasa Jepang
Bahasa Jepang diucapkan lebih dari 125 juta orang di seluruh dunia.
Bahasa ini dianggap sebagai bahasa yang paling sulit di dunia karena hubungannya dekat dengan China.
9. Bahasa Arab
Bahasa Arab digunakandi berbagai wilayah, terbentang dari Timur Tengah hingga Afrika utara.
Namun, ada hal besar yang membuat bahasa Arab cukup sulit dipelajari.
Bahasa Arab yang kamu pelajari di kelas bisa membantumu membaca dan menulis.
Namun, ketika berbicara dengan penutur asli, tergantung dari asal mereka.
Misalnya, seorang penutur Arab dari Maroko mungkin memiliki waktu lama untuk memahami seorang penutur Arab dari Mesir.
10. Bahasa Mandarin
Bahasa Mandarin digunakan sekitar seperlima populasi dunia dan dianggap sebagai bahasa yang paling sulit dipelajari.
Sebab, setiap kosakata bahasa Mandarin memiliki nada yaitu nada 1 hingga 4 dan hal ini memengaruhi cara membacanya.
Belum lagi, kita akan diajak berkenalan dengan ragam huruf kanji.

Sumber: tribunnews.com

Tahun 2019 Masih Menganggur? Ikuti Tips Ini Agar Mudah Cari ...



Satrio Muhammad
Jl. Printis Kemerdekaan No. 19

November 1, 2015
Mr. Bayu Eka Risandy, HRD PT INDOGAME
Jl. Sukajadi No. 22

Dear Mr. Bayu

I am writing to apply for the post of Management Trainee, which was advertised on the Student Affairs Office notice board of the MASTER UNIVERSITY on 28 May 2015.
My working experience at Lucky Star Garment Manufactory Limited improved my leadership skills, communication skills and ability to work in a team environment. I have fluent spoken and written English. I also have fluent spoken and written Sundanese, and can therefore work in mainland West Java.
Currently I am studying a  in Management at the Master University, graduating in 2016. Subjects which I am studying that are relevant to the post of Management Trainee include Operations Management, Human Resources Management, Accounting, Marketing and Strategic Management.
My final year project is entitled Knowledge Management Practices in HK. Carrying out this project has improved my communication skills, my leadership skills and my ability to lead and supervise subordinates effectively. I have also learned how to run a project from the planning stage to its completion.
During my studies I have held the post of Executive in the Management Society. While leading and organising Management Society activities I have improved my ability to lead and supervise subordinates effectively, ability to work under pressure and ability to work in a team environment.
Working for Mr. Ibnu Consulting appeals to me because it has a good reputation and it provides excellent training. Your organisation produces a high-quality service, and I can contribute to this with my leadership skills and my ability to work under pressure.
I am available for interview at any time. I can be contacted most easily on the mobile phone number given above. I look forward to meeting you.
Yours sincerely

Satrio Muhammad

Moch. Ibnu Alfiansyah
Jl. Ubrug No 69
0877-5555-555
June 32, 2015

Mrs. Ilmi Ashari , HRD PT Garment Global
Jl. Sukasuka No. 30

Dear Mrs. Ilmi
I am writing to apply for the post of Management Trainee, which was advertised on the Student Affairs Office notice board of the DYA UNIVERSITY on 28 May 2015.
My working experience at Lucky Star Garment Manufactory Limited improved my leadership skills, communication skills and ability to work in a team environment. I have fluent spoken and written English.
Currently I am studying a  in Management at the DYA UNIVERSITY, graduating in 2017. Subjects which I am studying that are relevant to the post of Management Trainee include Operations Management, Human Resources Management, Accounting, Marketing and Strategic Management.
My final year project is entitled Knowledge Management Practices in HK. Carrying out this project has improved my communication skills, my leadership skills and my ability to lead and supervise subordinates effectively. I have also learned how to run a project from the planning stage to its completion.
During my studies I have held the post of Executive in the Management Society. While leading and organising Management Society activities I have improved my ability to lead and supervise subordinates effectively, ability to work under pressure and ability to work in a team environment.
Working for Mrs. Hawa Consulting appeals to me because it has a good reputation and it provides excellent training. Your organisation produces a high-quality service, and I can contribute to this with my leadership skills and my ability to work under pressure.
I am available for interview at any time. I can be contacted most easily on the mobile phone number given above. I look forward to meeting you.
Yours sincerely



Moch. Ibnu Alfiansyah
Image result for helm proyekKeselamatan kerja laboratorium merupakan salah satu aspek penting yang harus diperhatikan. Ibarat seseorang yang tengah berjalan di jalan raya, bekerja di laboratorium juga memerlukan rambu-rambu sehingga selama dalam perjalanan dapat sampai tujuan dengan selamat. Kecelakaan dapat terjadi bukan hanya karena tidak memperhatikan etika berkendara dan rambu-rambu lalu lintas, tetapi juga dapat terjadi ketika ada orang lain yang lalai. Sama halnya dengan kecelakaan kerja di laboratorium, tentu bukanlah kejadian yang disengaja, tetapi bisa terjadi apabila ada kelalaian dari diri sendiri dan orang lain.Artinya, semua pihak sangat berperan dalam menerapkan budaya keselamatan kerja.
Bekerja di laboratorium dengan nyaman akan mempengaruhi kelancaran aktivitas kerja dan kecelakaan kerja dapat dihindari. Kecelakaan kerja di laboratorium bisa menimbulkan kerugian materi serta adanya korban manusia. Kecelakaan kerja dapat menyebabkan korban mengalami luka, cacat fisik, gangguan kesehatan, trauma, bahkan dapat mengancam nyawa seseorang. Semua kemungkinan ini dapat dicegah dengan memperhatikan pedoman keselamatan kerja.

Kecelakaan kerja yang terjadi di laboratorium bisa saja terjadi setiap saat. Banyak alasan terjadinya kecelakaan kerja, diantaranya adalah :

1. Faktor manusia
Kelalaian manusia yang kurang memperhatikan aspek keselamatan kerja sehingga dapat merugikan diri sendiri dan orang lain. Kelalaian manusia juga dapat terjadi karena belum memahami panduan keselamatan kerja dengan benar. Perilaku baik akan terbawa setiap saat jika telah menjadi kebiasaan dalam kehidupan seseorang. Begitu pula budaya keselamatan kerja akan terbangun apabila selalu ada pembiasaan dalam setiap aktivitas di laboratorium.
Kelalaian kecil yang dibiarkan akan membuat seseorang merasakan bahwa tidak lagi tampak ada kelalaian yang telah ditinggalkan. Jika kebiasaan kecil saja mudah diabaikan maka untuk melakukan kebiasaan besar pasti dengan mudah dilupakan. Kebiasaan bekerja sesuai dengan prosedur yang benar akan terbawa jika kebiasaan kecil dalam memperhatikan aspek keselamatan kerja selalu dibiasaan dari hal-hal yang paling sederhana. Mengenakan sepatu tertutup saat bekerja di laboratorium merupakan kebiasaan kecil. Jika sekali dua kali bekerja dengan sepatu terbuka tetap aman, biasanya akan merasa sama saja mengenakan sepatu terbuka atau tertutup sehingga tidak ada kekhawatiran lagi jika tumpahan atau percikan bahan kimia setiap saat bisa terjadi.

2. Bahan kimia
Penanganan bahan kimia yang tidak sesuai menjadi salah satu faktor terjadinya kecelakaan kerja. Penyimpanan bahan kimia harus mempertimbangkan kualifikasi dan sifat bahan.Bahan kimia tidak harus disimpan sesuai dengan urutan abjad. Penyimpanan bahan cair dan padat harus terpisah dan harus disesuaikan dengan sifatnya. Bahan cair yang telah diencerkan dan bahan padat yang telah dibuat dalam larutan harus disimpan dalam wadah yang sesuai dan diberi label. Label bahan kimia minimal menyertakan nama, konsentrasi, dan tanggal pembuatan. Bahan kimia yang tidak mempunyai label harus disingkirkan dan tidak diperbolehkan untuk digunakan, jika perlu ditelusur identitasnya.
Mereaksikan bahan kimia harus sesuai dengan prosedur kerja dengan memperhatikan sifat bahan kimia yang digunakan. Sebelum mereaksikan atau mencampurkan bahan kimia, paling tidak jumlah yang digunakan telah diketahui dengan pasti dan tersedia petunjuk teknik mereaksikan atau pencampurannya. Mengenal sifat bahan kimia menjadi suatu keharusan sebelum berinteraksi dengan bahan kimia.
Pemindahan atau pengambilan bahan kimia dilakukan sesuai dengan prosedur yang benar.Penanganan tumpahan atau percikan bahan kimia perlu diketahui sebelum bekerja di laboratorium. Tumpahan atau percikan bahan yang mengenai meja atau lantai perlu ditangani secara tepat. Apabila mengenai kulit atau mata harus mengetahui tindakan atau pertolongan pertama yang dapat dilakukan.
3. Alat dan instrumentasi
Penggunaan alat-alat gelas laboratorium yang tidak sesuai dengan fungsi dan cara pemakaian yang benar dapat menimbulkan resiko kecelakaan kerja. Menuangkan larutan asam ke dalam buret tanpa bantuan corong gelas atau dengan menaiki meja kerja dapat menyebabkan resiko percikan bahan kimia di wajah atau tangan. Alat gelas yang telah berkurang fungsi dan kegunaannya, seperti ada bagian yang telah hilang, retak atau pecah sebaiknya tidak lagi digunakan. Instrumentasi yang tidak layak pakai juga tidak digunakan, seperti necara yang telah rusak sehingga menimbulkan kesalahan penimbangan, dapat berakibat kesalahan dalam pembuatan bahan atau campuran reaksi. Sentrifuge yang rusak sebaiknya tidak digunakan.

4. Sarana dan prasarana penunjang
Saluran air bersih di laboratorium harus tersedia dengan baik untuk keperluan kebersihan, penanganan kecelakaan, sebagai pendingin proses distilasi, ekstraksi, atau refluks serta berbagai keperluan lainnya. Saluran listrik yang digunakan selalu diperiksa secara rutin dan harus dilengkapi pengontrol otomatis apabila terjadi hubungan arus pendek.
Idealnya setiap laboratorium mempunyai program pelatihan teknik laboratorium ataukesehatan dan keselamatan kerja kimia. Paling tidak sebelum bekerja di laboratorium, telah dibekali dengan beberapa hal penting yang harus dipahami, diantaranya adalah :
1. Memahami tata tertib atau aturan mendasar bekerja di laboratorium termasuk kekhususan untuk setiap laboratorium.
2. Memahami prosedur kerja yang akan dilakukan selama bekerja di laboratorium
3. Mempersiapkan perlengkapan keselamatan kerja sesuai dengan kebutuhan
4. Memahami hal-hal yang berkaitan dengan pertolongan pertama pada kecelakaan kerja di laboratorium
5. Mempersiapkan kertas kerja yang diperlukan

Apa Itu Ekosistem? Pengertian Ekosistem, Ekosistem
Ekosistem Kolam:
1. Fitoplankton
2. Teratai (Nymphaea alba)
3. Ikan mas (Cyprinus carpio)
4. Katak (Duttaphrynus melanostictus)
5. Capung (Neurothemis sp.)
6. Eceng gondok (Eichhornia crassipes)
7. Siput air
8. Lumut
9. Anggang-anggang (Gerridae)
Ekosistem Sawah
1. Padi (Oryza sativa)
2. Burung Pipit (Taeniopygia guttata)
3. Belalang (Dissosteira Carolina)
4. Belut sawah  (Monopterus albus)
5. Ular sawah (Python reticulates)
6. Kodok (Duttaphrynus melanostictus)
7. Cacing (Lumbricus terrestris)
8. Keong sawah (Pila ampullaceal) 
Ekosistem Kebun
1. Laba-laba (Nephila maculate)
2. Belalang  (Dissosteira carolina)
3. Ilalang/alang-alang (Imperata cylindrical)
4. Pohon pisang (Musa paradisiacal)
5. Tanaman cabai (Capsicum frutescens)


Uranium
Image result for uraniumUranium adalah mineral yang memancarkan radiasi nuklir atau bersifat radioaktif, digunakan dalam berbagai bidang salah satunya adalah sebagai bahan bakar nuklir. Uranium merupakan suatu unsur kimia dalam tabel periodik yang memiliki lambang U dan nomor atom 92. Sebuah logam berat, beracun, berwarna putih keperakan dan radioaktif alami, uranium termasuk ke seri aktinida (actinide series). Uranium biasanya terdapat dalam jumlah kecil di bebatuan, tanah, air, tumbuhan,
dan hewan (termasuk manusia).
Uranium memiliki 3 Isotop :
- U234 kadar sangat kecil
- U235 kadar 0,715 = 0,7 %

Uranium meluruh secara lambat dengan memancarkan partikel alfa. Umur paruh
uranium-238 adalah sekitar 4,47 milyar tahun, sedangkan untuk uranium-235 adalah 704 juta tahun.[4] Oleh sebab itu, uranium dapat digunakan untuk penentuan umur Bumi.

Manfaat Uranium
· Sebagai proyektil (penembus berbasis energi kinetik )
Senjata inisebagian besar menggunakan prinsip yang dikenal dengan Efek Munroe. Prinsip dari penerapan senjata berbasis DU ini dapat dijelaskan dengan tabung yang didalamnya ada rongga yang berbentuk Kerucut, dengan dasar kerucut tepat beririsan dengan dasar tabung. Dinding kerucut ini terbuat darilapisan DU, sementara ruang antara kerucut dan tabung diisi dengan bahan peledak konvensional (anggaplah TNT). Di dasar kerucut terdapat sebentuk ‘pipa’ kecil (lebih kecil dari tabung) yang sumbunya tepat berada pada sumbu tabung dan kerucut, mengarah keluar. Pipa ini tertutup, diujungnya terdapat detonator dan dinding kerucut mencair dalam derajat yang berbeda. Di ujung kerucut DU mencair sempurna dan oleh tekanan ledakan ia akan bergerak mengalir keluar (menyusuri pipa) dengan kecepatan 10 km/detik (ini diistilahkan dengan jet). Sementara DU yang menyusun bagian tengah dinding kerucut hanya mengalami pencairan sebagian sehingga membentuk gumpalan-gumpalan kecil logam (pasir logam) yang larut dalam cairan DU (dinamakan slug), dan melesat dengan kecepatan 1000 m/detik melalui pipa. Jet dan slug inilah yang dengan mudah mampu menembus dinding lapis baja (setebal apapun) akibat kecepatan dan sifat cairnya. Penembusan ini menyebabkan bagian dalam kendaraan lapis baja itu terpanaskan dengan hebat, dan membuat tanki bahan bakar solar-nya meledak sehingga kendaraan lapis baja ini akan terbakar dan personel yang ada didalamnya terpanggang. Jet dan slug inilah yang merupakan bagian dari efek Munroe, dan belum ada material baja yang mampu menangkalnya (meski material baja tersebut sanggup menahan gelombang tekanan produk ledakan senjata nuklir sekalipun).

· Pembuatan Bom Atom
Uranium yang digunakan untuk membuat bom atom pertama kali digunakan pada Perang Dunia II. Bom ini disebut “Little Boy” dan di jatuhkan di Hiroshima, Jepang Namun, bom nuklir saat ini menggunakan bahan lain seperti Plutonium.


· Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir
Energi yang dihasilkan dari reaksi fisi nuklir terkendali di dalam reactor nuklir dapat dimanfaatkan untuk membangkitkan listrik. Instalasi pembangkitan energi listrik semacam ini dikenal sebagai pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN). Salah satu bentuk reaktor nuklir adalah reaktor air bertekanan (pressurized water reactor/PWR) yang skemanya ditunjukkan dalam gambar. Energi yang dihasilkan di dalam reaktor nuklir
berupa kalor atau panas yang dihasilkan oleh batang-batang bahan bakar. Kalor atau panas dialirkan keluar dari teras reaktor bersama air menuju alat penukar panas (heat exchanger). Di sini uap panas  dipisahkan dari air dan dialirkan menuju turbin untuk menggerakkan turbin menghasilkan listrik, sedangkan air didinginkan dan dipompa kembali menuju reaktor. Uap air dingin yang mengalir keluar setelah melewati turbin dipompa kembali ke dalam reaktor Untuk menjaga agar air di dalam reaktor (yang berada pada suhu 300oC) tidak mendidih (air mendidih pada suhu 100oC dan tekanan 1 atm), air dijaga dalam tekanan tinggi sebesar 160.

· Pada Bidang pertanian.
1) Pemberantasan hama dengan teknik jantan mandul Radiasi dapat mengakibatkan efek biologis, misalnya hama kubis.Di laboratorium dibiakkan hama kubis dalam bentuk jumlah yang cukup banyak. Hama tersebut lalu diradiasi sehingga serangga jantan menjadi mandul. Setelah itu hama dilepas di daerah yang terserang hama. Diharapkan akan terjadi perkawinan antara hama setempat dengan jantan mandul dilepas. Telur hasil perkawinan seperti itu tidak akan menetas. Dengan demikian reproduksi hama tersebut terganggu dan akan mengurangi populasi.
2) Pemuliaan tanaman
Pemuliaan tanaman atau pembentukan bibit unggul dapat dilakukan dengan menggunakan radiasi. Misalnya pemuliaan padi, bibit padi diberi radiasi dengan dosis yang bervariasi, dari dosis terkecil yang tidak membawa pengaruh hingga dosis rendah yang mematikan. Biji yang sudah diradiasi itu kemudian disemaikan dan ditaman berkelompok menurut ukuran dosis radiasinya.
3) Penyimpanan makanan
Kita mengetahui bahwa bahan makanan seperti kentang dan bawang jika disimpan lama akan bertunas. Radiasi dapat menghambat pertumbuhan bahan-bahan seperti itu. Jadi sebelum bahan tersebut di simpan diberi radiasi dengan dosis tertentu sehingga tidak akan bertunas, dengan dernikian dapat disimpan lebih lama.

· Pada Bidang Industri
1) Pemeriksaan tanpa merusak.
Radiasi sinar gamma dapat digunakan untuk memeriksa cacat padalogam atau sambungan las, yaitu dengan meronsen bahan tersebut. Tehnik ini berdasarkan sifat bahwa semakin tebal bahan yang dilalui radiasi, maka intensitas radiasi yang diteruskan makin berkurang, jadi dari gambar yang dibuat dapat terlihat apakah logam merata atau ada bagian-bagian yang berongga didalamnya. Pada bagian yang berongga itu film akan lebih hitam,
2) Mengontrol ketebalan bahan
Ketebalan produk yang berupa lembaran, seperti kertas film atau lempeng logam dapat dikontrol dengan radiasi. Prinsipnya sama seperti diatas, bahwa intensitas radiasi yang diteruskan bergantung pada ketebalan bahan yang dilalui. Detektor radiasi dihubungkan dengan alat penekan. Jika lembaran menjadi lebih tebal, maka intensitas radiasi yang diterima detektor akan berkurang dan mekanisme alat akan mengatur penekanan lebih kuat sehingga ketebalan dapat dipertahankan.
3) Pengawetan bahan
Radiasi juga telah banyak digunakan untuk mengawetkan bahan seperti kayu, barang-barang seni dan lain-lain. Radiasi juga dapat menningkatkan mutu tekstil karena inengubah struktur serat sehingga lebih kuat atau lebih baik mutu penyerapan warnanya. Berbagai jenis makanan juga dapat diawetkan dengan dosis yang aman sehingga dapat disimpan lebih lama.

Bahaya Nuklir
Setiap orang selalu mengalami paparan alamiah terhadap uranium yang berasal dari:
- Makanan
- Udara
- Air
- Tanah
Makanan yang mengandung uranium adalah :
- Sayuran berumbi
- Seafood
- Air
Orang akan terpapar dengan uranium dosis lebih tinggi pada daerah:
- Dekat tempat sampah bahan berbahaya
- Dekat pertambangan
- Di industri Phosphate
- Tumbuhan yang tercemar pestisida
- Uranium glaze

Natural uranium tidak menimbulkan masalah kesehatan, tapi yang menjadi masalah kesehatan adalah bila terpapar uranium radionuclide yang bisa menyebabkan kanker.

Persebaran Uranium di Indonesia
Pemetaan bersistem sumberdaya mineral radioaktif oleh Sastratenaya dan
Tjokrokardono (dipublikasi IAGI, 1985) bisa menjadi acuan awal kita untuk
mengetahui persebaran uranium di Indonesia (khususnya di wilayah Indonesia
Barat). Selama ini, kita hanya mengenal Kalimantan sebagai sumber uranium
terbesar di Indonesia. Potensi kandungan uranium di bumi Borneo, termasuk
Kaltim, lebih tinggi dibanding kandungan uranium lain yang ditemukan di dunia.
Kandungan uranium di Kalimantan mencapai 24 ribu ton yang setara dengan
kebutuhan listrik 9.000 megawatt selama 125 tahun. Lokasinya di Desa Kalan,
Kecamatan Ella Hilir, Melawai, Kalimantan Barat.
Selama ini indikasi mineralisasi uranium di Kalimantan telah ditemukan pada
batuan metamorfik dan granit di Pegunungan Schwaner yang membentang antara
Kalimantan Barat dengan Kalimantan Tengah, berupa anomali radioaktivitas dan
anomali geokimia uranium. Geologi regional Pegunungan Schwaner yang
merupakan “watershed“ Kalimantan Barat-Kalimantan Tengah terdiri dari batuan
metamorfik Pinoh yang diintrusi oleh batuan tonalit dan granit alkali. Badan
Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) sendiri telah melakukan sejumlah pemboran
dengan kedalaman hampir 400 meter di sejumlah wilayah Kalimantan Tengah
untuk mengetahui eksistensi pemineralan U di bawah permukaan dan bertujuan
untuk mendapatkan pengetahuan tentang potensi sumberdaya uranium. Dan sejauh ini, ada tiga lokasi uranium, yakni di Mamuju Sulawesi Barat, Bangka
Belitung, dan Papua.

Penggunaan Uranium di Indonesia
Sumber daya alam di Republik Indonesia (RI) sungguh melimpah. Salah satunya adalah uranium. Ada sekitar 60 ribu ton kandungan uranium di tanah air. Lantas mengapa tak digunakan sebagai bahan bakar pengembangan tenaga nuklir? "Karena UU tak membolehkan uranium dieksploitasi secara komersial," Namun demikian, Kepala BATAN mengaku dirinya sebagai seorang yang mendukung pemanfaatan uranium untuk kepentingan masyarakat, termasuk untuk membangun Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN). Tapi hal itu dikembalikan lagi ke Pemerintah Pusat sebagai penentu kebijakan. "Jadi untuk saat ini kita simpan dulu (uranium). Mungkin suatu saat nanti dibutuhkan," ucap dia. Kepala Batan itu menambahkan, hal lain yang menjadi pertimbangan uranium belum dieksploitasi adalah lokasi Indonesia yang berada pada rangkaian Ring of Fire atau Cincin Api Pasifik, di mana banyak pegunungan api yang guncangannya bisa berdampak bahaya pada lokasi reaktor nuklir. "Dan sejauh ini, ada tiga lokasi uranium, yakni di Mamuju Sulawesi Barat, Bangka Belitung, dan Papua," imbuh Djarot. Sementara itu, Kepala Divisi Ekplorasi Batan, Ngadenin Hadisuwito mengungkapkan, selain terbentur Undang-Undang, kendala lain dalam pengeksplorasian uranium adalah terbatasnya anggaran riset. Atau dengan kata lain, butuh dana besar untuk mewujudkannya. Dia mencontohkan, dibutuhkan dana sekitar Rp 2 juta untuk satu meter lubang pengeboran di lokasi potensial uranium. Sedangkan kedalaman pengeboran di Kalimantan mencapai 400-600 meter. Sedangkan anggaran yang diterima untuk penelitian hanya Rp5 miliar. "Belum lagi peralatan dengan teknologi yang mumpuni dan SDM yang harus memiliki kompetensi baik. Tidak asal-asalan, karena menyangkut keselamatan," ujar Ngadenin dalam Seminar "Potensi Aplikasi Iptek Nuklir di Kalimantan Barat", di Hotel Mercure, Pontianak, Kamis 14 Agustus malam.
Uranium merupakan sumber energi Denton dengan kelimpahan yang sangat besar, yaitu
13.000 TW tahun. (TW singkatan dari terrawatt, dan 1 TW = 1.000.000.000.000 W).
Sebagai perbandingan, kelimpahan energi dari batubara adalah 680 TW tahun.
Sedangkan kelimpahan energi dari minyak dan gas adalah 400 TW tahun. Adapun
konsumsi energi dunia pada tahun 2000 adalah 14 TW tahun, dan pada Tatum 2100
diproyeksikan sekitar 55 TW tahun. Uranium di kerak bumi terdeposit bersama-sama dengan mineral lainnya. Agar dapat menghasilkan energi yang efisien, uranium harus diolah melalui serangkaian tahapan proses yang panjang dan komplek dibanding pemrosesan bahan bakar fosil seperti batubara, minyak, dan gas.




Pada tahun 1925 Werner Heisenberg mengajukan rumus baru di bidang fisika, suatu rumus yang sangat radikal, jauh berbeda dengan konsep dari rumus klasik Newton. Teori rumus baru ini --sesudah mengalami beberapa perbaikan oleh orang-orang sesudah Heisenberg-- berhasil dan cemerlang. Hingga kini  Rumus itu diterima dan digunakan dalam semua sistem fisika.

Image result for Werner Heisenberg
Salah satu konsekuensi dari teori Heisenberg adalah apa yang terkenal --dengan rumus "prinsip ketidakpastian" yang dirumuskannya sendiri di tahun 1927. Prinsip itu umumnya dianggap salah satu prinsip yang paling mendalam di bidang ilmiah dan paling punya daya jangkau jauh. Dalam praktek, apa yang diterapkan lewat penggunaan "prinsip ketidakpastian" ini adalah mengkhususkan batas-batas teoritis tertentu terhadap kesanggupan kita membuat ukuran-ukuran ilmiah. Akibat serta pengaruh dari sistem ini sangat dahsyat. Apabila hukum dasar fisika menghambat seorang ilmuwan --bahkan dalam keadaan yang ideal sekalipun-- mendapatkan pengetahuan yang cermat dari suatu penyelidikan, ini disebabkan karena sifat-sifat masa depan dari sistem itu tidak sepenuhnya bisa diramalkan. Menurut "prinsip ketidakpastian," tak akan ada perbaikan pada peralatan ukur kita yang akan mengijinkan kita mengungguli kesulitan, ini.

Prinsip Ketidakpastian Heisenberg menyatakan bahwa adalah (hampir) tidak mungkin untuk mengukur dua besaran secara bersamaan, misalnya posisi dan momentum suatu partikel.  

"Prinsip ketidakpastian" ini menjamin bahwa fisika, dalam keadaannya yang lumrah, tak sanggup membuat lebih dari sekedar dugaan-dugaan statistik. misalnya seorang ilmuwan yang menyelidiki radioaktivitas, mungkin mampu menduga bahwa satu dari setriliun atom radium, dua juta akan mengeluarkan sinar gamma dalam waktu sehari sesudahnya.

Tetapi, Heisenberg sendiri tidak bisa menaksir apakah ada atom radium yang khusus yang akan berbuat begitu. Dalam banyak hal yang praktis, ini bukannya satu pembatasan yang ketat. Bilamana menyangkut jumlah besar, metoda statistik sering mampu menyuguhkan basis pijakan yang dapat dipercaya untuk suatu loangkah. Tetapi, jika menyangkut jumlah dari ukuran kecil, soalnya jadi lain. Di sini "prinsip ketidakpastian" memaksa kita menghindar dari gagasan sebab-akibat fisika yang ketat. Ini mengedepankan suatu perubahan yang amat mendasar dalam pokok filosofi ilmiah. Begitu mendasarnya sampai-sampai ilmuwan besar Einstein tak pernah mau menerima prinsip ini. "Saya tidak percaya," suatu waktu Einstein berkata, "bahwa Tuhan main-main dengan kehancuran alam semesta."

Tetapi, ini pada hakekatnya sebuah pertanda bahwa ahli-ahli fisika yang paling modern merasa perlu menerimanya. Jelaslah sudah, dari sudut teori kuantum, dan pada tingkat lebih lanjut bahkan lebih besar dari "teori relativitas," telah merombak konsep dasar kita tentang dunia fisik. Tetapi, konsekuensi teori ini tidaklah semata bersifat filosofis.

Penggunaan kuantum dapat dilihat pada peralatan modern seperti mikroskop elektron, laser dan transistor. Teori kuantum juga secara luas digunakan dalam bidang fisika nuklir dan tenaga atom. Ini membentuk dasar pengetahuan kita tentang bidang "spectroscopy" (alat pembuat dan meneliti spektrum cahaya), dan ini digunakan secara luas di sektor astronomi dan kimia. Dan juga dimanfaatkan dalam penyelidikan teoritis dalam masalah yang topiknya beraneka ragam seperti kualitas khusus cairan belium, dasar susunan intern binatang-binatang, daya penambahan kekuatan magnit, dan radio aktivitas.

Author & Editor

Author & Editor
Satrio Muhammad